Showing posts with label The Upstairs. Show all posts
Showing posts with label The Upstairs. Show all posts

Sunday, April 12, 2009

The Upstairs Rilis Album Magnet! Magnet!





Akhir bulan Maret ini, The Upstairs, salah satu band indie ternama Jakarta merilis album baru yang diberi judul Magnet! Magnet!, salah satu album lengkap The Upstairs setelah 3 tahun absen mengeluarkan full album, kali ini hanya rilis dalam bentuk CD saja tanpa bentuk kaset. Magnet! Magnet!, album terbitan Magnet Music & demajors sempat dirilis terlebih dahulu di Kuala Lumpur pertengahan Maret lalu baru menyusul akhir bulan lalu di Hanggar Pancoran dalam salah satu event.

Album Magnet! Magnet! diproduseri sendiri oleh Jimi Multhazam (vokal) sejak tahun 2007 dengan formasi baru Andre Idris (gitar), Beni Adhiantoro (drumer), Alfi Chaniago (bassist), Dian Maryana (backing vocalist) dan keyboardist baru Adink Permana yang menggantikan Elta Emanuella. Album Magnet! Magnet! ini merupakan album penuh setelah mini album Antahberantah (2002), Album Matraman (2004), Album JKT:SKRG (2004), Energy (2006) dan mini album yang diedarkan gratis via internet berjudul Ku Nobatkan jadi Fantasi di tahun 2008. Mini album Ku Nobatkan Jadi Fantasi tersebut berisi 6 lagu, salah satunya Ku Nobatkan Jadi Fantasi yang dimasukkan juga dalam album Magnet! Magnet!. Selain dengan mini album & full album sendiri, The Upstairs juga ikutan mengisi kompilasi Ost. Catatan Akhir Sekolah dengan lagu Gadis Gangster di tahun 2005 dan album kompilasi 10th AMI Awards Nominees di tahun 2006 dengan lagu Terekam [Tak Pernah Mati].

Menyimak keseluruhan lagu di Album Magnet! Magnet! yang berjumlah 12 track, terasa berbeda dengan album-album sebelumnya, entah mengapa ini terjadi dengan album terakhir The Upstairs, yang jelas apabila di pentas live terasa menjadi salah satu bintang panggung musik dance/ new wave. Entah mengapa juga terasa menikmati album ini apabila membayangkan kita berada dia antara kerumunan Modern Darling (fans The Upstairs) yang berjoget khas mereka. Single kedua setelah Ku Nobatkan Jadi Fantasi yang siap luncur adalah Kami Datang Untuk Musik, masih tetap kental dengan irama dansa dilanjut beberapa lagu yang seirama, ada yang tanpa vokal sepanjang hampir 8 menit yang berjudul Di Antara Haluan. Lagu Percakapan bahkan dibawakan Dian Maryana yang notabene adalah backing vokal. Satu lagu lagi merupakan cover version milik band punk asal Seattle Amrik, The Dehumanizer yang berjudul Sing Thru Me dengan aransemen baru The Upstairs.

Yang mungkin menarik adalak kematangan vokal Dian Maryana, petikan gitar Andre Kubil Idris yang makin menjadikan khas The Upstairs di setiap lagu serta pukulan set drum Beni Adhiantoro yang masih tetap beringas selain vokal Jimi Multhazam yang tak diragukan lagi. Keunikan yang kedua adalah hampir semua personil menciptakan lagu bahkan Beni Adhiantoro menjadi backing vocal saat rekaman dan setiap pementasan. Art Work album Magnet! Magnet! seperti album-album lain yang digarap matang menampilkan 6 lembar sampul album bergambar lukisan wajah para personil The Upstairs yang dilukis sendiri oleh Jimi, dengan enam sampul ini diharapkan penggemar The Upstairs bebas memilih cover album favorit sendiri.

Album: Magnet! Magnet! Band: The Upstairs Rilis: 2009 Label: Magnet Music/ Demajors Official MySpace: http://www.myspace.com/theupstairs1

Band Member:
- Jimi Multhazam (vokal)
- Andre Kubil Idris (gitar)
- Beni Adhiantoro (drumer)
- Alfi Chaniago (bassist)
- Dian Maryana (backing vocalist)
- Adink Permana (keyboards)

Track List:
1. Ekspektasi Nol
2. Ku Nobatkan Jadi Fantasi
3. Kami Datang Untuk Musik
4. Di Antara Haluan
5. Radio
6. Dekil, Kelam, Dan Suram
7. Percakapan
8. Tak Peduli
9. Photogenic
10. Ku Dengar Dia Panggil Namaku
11. Agar Kita Semua Senang
12. Sing Thru Me

Art Work:





Author: Tamtomo | More Music On: www.tamtomousic.co.cc
Comment On Facebook

Tuesday, September 02, 2008

Era Baru Musik Indonesia, Bagi-Bagi Lagu Dan Album Gratis


Era bagi-bagi single lagu gratis bahkan album gratis dari original musician mulai merebak akhir-akhir ini, di luar negeri sana ada Radiohead yang mempersilahkan fans-nya untuk mengunduh lagu-lagunya dari album In Rainbows dengan harga bebas antara 0 sampai 100 dolar per album alias 10 lagu (sebagian besar sih gak bayar sama sekali alias bayar 0 dollar), diikuti dengan Coldplay yang melepas single Violet Hill secara gratis di website-nya sebelum launching album Viva La Vida or Death And All His Friends, setelah suksespun Coldplay melepas kembali single Death Will Never Conquer secara gratis. Keane juga membagikan single Spiralling untuk diunduh di website-nya keanemusic.com sebelum merilis album Perfect Symmetry di bulan Oktober ini.

Bagaimana dengan musisi di Indonesia? Tercatat Koil yang melepas album Blacklight Shines On berisi 10 lagu secara gratis dibundle dengan majalah Rolling Stone Indonesia beberapa tahun yang lalu, salah satu lagunya Kenyataan Dalam Dunia Fantasi bahkan masuk dalam album kompilasi milik Republik Cinta yang dibawakan Koil bersama The Rock. Bekerjasama dengan majalah yang sama, Naif melepas album Let's Go yang berisi 13 lagu gabungan lagu baru dan hasil remix lagu-lagu lamanya, Fariz RM juga tidak mau ketinggalan merilis kumpulan lagu-lagunya dalam album yang diberi judul The Essentials Fariz RM berisi 14 lagu sebelum konser The Anthology Live Concert di Rolling Stone Venue.

Koil, Naif dan Fariz RM melempar gratis album dalam format CD lengkap, beda dengan The Upstairs yang mengedarkan secara gratis lagu-lagunya dengan cara donlod di sebuah netlabel alias website resmi khusus mengedarkan album yang berlisensi Creative Commons. Mini album berjudul Ku Nobatkan Jadi Fantasi berisikan 5 lagu The Upstairs, salah satu lagunya Ku Nobatkan Jadi Fantasi bahkan udah terlebih dahulu diperbolehkan di donlod via MySpace milik The Upstairs oleh sebanyak 250 ribu pengunduh. Everybody Loves Irene yang dikenal dengan Raja MySpace karena aktif promo di beberapa media internet melepas terlebih dahulu single Rindu via website dan juga beberapa lagu dari album On Second Thought, I Might Wanna Change Some Things dengan memanfaatkan teknologi bluetooth (istilahnya bluecasting) di beberapa lokasi di Jakarta. Band lain yang membagikan lagu religi secara gratis saat menjelang Ramadhan kali ini adalah Marvells, band asal Bandung ini bagi-bagi 3 lagu baru bertema religi dari album Ampuni Aku di website mereka plus desain artwork buat cover albumnya.

Trus apa sih alasannya beberapa musisi membagikan karyanya secara gratis buat penggemarnya? Atau ini semacam protes karena lagu mereka banyak dan gampang sekali didapatkan di internet, bahkan kalau mau cari album baru-pun di internet akan tersedia dengan cepat beberapa jam setelah album dilaunch. Saat ini para musisi lebih banyak mengandalkan dari hasil konser, dari hasil penjualan lagu secara digital seperti ring back tone (RBT) yang lebih menguntungkan dan tentunya penjualan merchandise.

Menurut Koil, ”Album fisik seperti CD itu hanya marketing tool. Kami lebih mengandalkan pemasukan dari konser dan penjualan merchandise, royalti merchandise Koil dibanding royalti CD dan sejenisnya sekarang 60:40”.

Album sekarang hanya untuk memperkuat nama band. Yang kami genjot sekarang ini konser, royalti dari penjualan album makin kecil. Kalau royalti per CD Rp 1.000 dan kita bisa menjual 75.000 keping CD, kita hanya mendapat royalti sebesar Rp 75 juta. Uang segitu setara dengan tarif satu seperempat kali manggung Naif,”” ujar Emil dari Naif.

Dan terakhir menurut Jimi dari The Upstairs, ”Sekarang konser lebih menguntungkan. Hasilnya lebih besar dan cepat. Kalau hasil royalti penjualan CD, kita harus menunggu satu tahun”.

Hmm mereka sih sekali manggung dapat bayaran lebih dari 50 juta dan buat mencapai penjualan 150 ribu kopi berat banget, lebih banyak yang beredar adalah versi bajakan dan versi mp3 di internet, seperti Everybody Loves Irene bahkan sampai bisa konser ke beberapa negara karena metode pemasarannya.

Author: Tamtomo | More Music On: www.tamtomousic.co.cc

Friday, August 15, 2008

The Upstairs Rilis Mini Album Secara Gratis


Satu lagi kelompok musik ternama di tanah air mengedarkan lagu mereka secara gratis, sebelumnya ada Koil, Naif, Everybody Loves Irene dan beberapa nama lain termasuk Coldplay, Keane & Radiohead dari luar negeri, kali ini The Upstairs akan mengedarkan mini album (EP) bertitel Ku Nobatkan Jadi Fantasi yang berisi 6 lagu untuk didonlod secara gratis di internet. Menurut rencana The Upstairs akan merilisnya bertepatan dengan peringatan Kemerdekaan RI ke 63 tanggal 17 Agustus ini.

Mini album ini berisi lagu Ku Nobatkan Jadi Fantasi, Dansa Akhir Pekan (2008), Alexander Graham Bell, Televisi, Terekam (tak Pernah Mati) dan Lompat. Single Ku Nobatkan Jadi Fantasi bahkan udah dirilis dan diperbolehkan didonlod mulai 15 Juli kemarin di situs MySpace The Upstairs. Sedangkan lagu Terekam dan Lompat dibawakan dalam versi live.

Yang unik mini album ini yang beredar dalam format digital (mp3) yang hanya didapatkan di internet dan tidak akan dirili dalam format kaset atau CD, tetapi menurut rencana di internet akan disediakan pula artwork label album dan lirik lagu secara lengkap yang dapat didonlod, baru setelah itu di print dan digabung dengan CD hasil burning 6 lagu tersebut untuk kepentingan koleksi pribadi bukan komersial.

Mini album (EP) Ku Nobatkan Jadi Fantasi juga menjadi pre-launch album penuh The Upstairs bertitel Magnet! Magnet! yang berisi 12 lagu baru dan akan diedarkan setelah lebaran tahun ini dan akan dirilis dalam format kaset, CD dan RBT.

Keenam single mini album Ku Nobatkan Jadi Fantasi baru bisa didonlod secara resmi mulai tanggal 17 Agustus 2008 tepat jam 10 pagi melalui website netllabel asal Jogja bernama Yes No Wave di www.yesnowave.com. Tetapi yang penasaran dan pengen cepet-cepet dengerin dan memiliki lagu ini, saat inipun udah tersedia di situs official MySpace milik The Upstairs di www.myspace.com/theupstairs1 dalam bentuk playlist sebanyak 6 lagu dan dengan trik khusus dapat kita donlod secara lengkap.

Album: EP Ku Nobatkan Jadi Fantasi
Tahun: 2008
Artist: The Upstairs
Member: Kubil Idris (gitar), Jimi Multhazam (vokal), Beni Adhiantoro (drum), Alfi Chaniago (Bass, keyboard) & Dian Maryana (backing vokal).
Official Site: www.myspace.com/theupstairs1


More Music On: www.tamtomousic.blogspot.com

Friday, July 18, 2008

Free Download Single The Upstairs



Mengikuti trend kelompok musik yang menggratiskan lagunya buat didonlod dan dibagiin secara gratis seperti Radiohead, Coldplay, Koil dan Naif, kali ini The Upstairs melakukan hal yang sama.

Single berjudul Kunobatkan Jadi Fantasi sudah dapat diunduh secara gratis melalui situs The Upstairs di MySpace mulai tanggal 15 Juli kemaren. Kunobatkan Jadi Fantasi adalah salah satu single pada album Magnet! yang akan diedarkan beberapa waktu lagi. Lagu ini diciptakan gitaris Kubil Idris bersama vokalis Jimmi Multhazam.

Saat ini The Upstairs masih dengan personel Kubil Idris (gitar), Jimi Multhazam (vokal), Beni Adhiantoro (drum), Alfi Chaniago (Bass, keyboard) dan Dian Maryana (backing vokal).

Berikut Lirik Single tersebut:
Dia penyepak skroutumku
Porak porandalah daya fikirku
Perangkat kemajuan komunikasi
Hempaskan ku pada kerumitan cara
Sekedar bicara

Seru di dada

Kunobatkan jadi fantasi
Sematkan dengan sensasi

Lagupun telah tergubahkan
Abadi merekat siksa kepala
Tiada hal mustahil tuk di pertaruhkan
Kan kurebut arah mata mu
Dengan binar paras merdeka

Berlututlah waktu

Kunobatkan jadi fantasi
Sematkan dengan sensasi

Official Site: www.myspace.com/theupstairs1